Selasa, 27 Agustus 2019

Daftar Barang yang wajib dibawa saat lahiran

Melahirkan adalah hal yang ditunggu-tunggu setelah 9 bulan mengandung buah cinta. Sesekali bertanya dalam hati kayak apa ya wajah anakku nanti, mirip ayahnya atau ibunya atau jangan-jangan nggak mirip sama sekali dengan orang tuanya. Itulah mungkin namanya nesting feeling. Alias bayangan-bayangan yang muncul ketika menunggu sang buah hati lahir. Namun, jangan hanya terlena dengan bayangan yang indah-indah saja ya. Persiapan melahirkan itu juga penting. Fisik dan mental sudah tentu. Tak kalah penting juga menyiapkan perlengkapan saat bersalin nanti. Untuk ibu dan bayi. Menurut pengalamanku berikut ini yang penting untuk dibawa ke tempat bersalin.
Yang penting dan tak boleh ketinggalan
1. KTP
2. BPJS
3. KK

Kalau bisa persiapkan kopiannya yaaa.

Perlengkapan ibu :
1. Baju kancing depan bisa daster atau baby doll model rok.
Penting dong ya baju kancing depan. Kalau bisa yang kancingnya minimal tiga. Biar lebar bukaannya nggak kesusahan deh mau nyusuin baby.

2. Pembalut nifas
It's a must. Pembalut buat nampung darah nifas. Pembalutnya ini panjang. Habis lahiran saja aku pakai sampai 2 lapis.

3. Jarik
Waktu lahiran, aku cuma bawa 1 jarik buat alas. Padahal minimal dua. Buat menutupi badan kita waktu pembukaan. Ya kan model orang mau lahiran acakadut ya. Nyingkap sana sini.

4. Handuk
Penting jugaaa. Waktu ketubanku rembes. Handuk ini yang jadi korban buat ngelap-ngelap. Yang jelas bukan buat ngelapin badan habis mandi. Yah, kalau saya ya nggak mandi sebelum sampai rumah.

5. Celana dalam agak longgar
Aku bawa cd baru dan itu karet masih kenceng. Padahal habis lahiran itu kan perut masih menggelambir. Atau kalau yang lahiran caesar jadi menekan ke jahitannya. So, kira-kira bawa cd yang nyaman yaaa.

6. Perlengkapan mandi
Sikat gigi, odol, sabun muka, skin care, sisir kucir rambut, bedak, lipstik bolehlah dibawa. Kalau habis lahiran bisa ke kamar mandi. Cus cuci muka, gosok gigi, bedakan lipstikan biar terlihat segar.

7. Bra menyusui atau bra biasa
Aku sih bra biasa aja. Malah ada yang nggak pakai bra. Ribet ya kalau mau IMD BH ngalang-ngalangin aja.
8. Makanan dan minuman ringan

Selasa, 20 Agustus 2019

Mengobati Bisul Pada Bayi

Punya bayi itu setiap hari rasanya ada saja kejutan. Apalagi bayi yang baru lahir. Yang aku rasakan sih sampai usia empat bulan rasa ketar-ketir momong bayi itu selalu ada. Minimal sampai si kecil kuat menopang kepalanya. Kali ini kejutan itu dipersembahkan oleh bisul. Hadeuh, bayi kena bisul? Keselek asi sampai batuk-batuk aja gue panik. Apalagi kalau anak sedikit-sedikit rewel. Awalnya, pada malam hari itu anakku kok nggak bobok-bobok. Biasanya juga jam 09.00 WIB sudah angler, entah kenapa dia masih asyik tengkurep. Tapi waktu itu belum bisa balik telentang secara mandiri. Sambil kulihat-lihat kepalanya kok agak jendol dan ketara banget. Jendol yang kayak kejeduk gitu, tidak kelihatan mata bisul atau merah seperti digigit serangga. Panik dong! Duh jangan-jangan begini atau begitu. Ada saja hal buruk yang muncul di pikiran. 

Lantas kucoba menenangkan diri dengan browsing. Wajar saja bayi ada benjolan kemerahan. Itu adalah kelenjar getah bening yang sedang aktif, bisa karena bayi terlalu banyak bergerak sehingga berkeringat banyak. Namun, benjolan ini tidak berbahaya. begitulah kata google. Benar juga sih. Anakku memang sedang aktif banget, kepalanya sering keringetan banyak kalau habis berbaring dan terasa panas sekali. Tenang deh mamak baru.  Nah, besokannya embulku kayak makin rewel. Kupikir karena kecapekan  tengkurap. Bawa deh ke baby spa buat pijat. Tanya-tanya mbak yang memijat dikiranya kejeduk gitu. Karena benjol itu ketara banget. Pulang baby spa anakku bobonya anteng dan nyenyak. Namun malamnya ia mulai rewel lagi. Setiap diletakkan di kasur pasti nangis. Apa mungkin karena benjolan itu. 

Kamis, 15 Agustus 2019

Ide Kado untuk lahiran

Hai....hai kadang bingung nggak sih mau ngasih kado teman atau saudara yang lahiran. Apalagi kalau udah anak yang kesekian pasti kita mikirnya dia udah punya semua lungsuran dari anak pertama. Jadi apa dooong. Ya paling simpel sih uang ya. Udah deh itu bermanfaat banget. Tapii ada juga loh yang nggak mau nerima sumbangan uang. Nah....menurut pengalaman aku nih yg baru punya anak pertama. Berikut ini daftar kado yg bermanfaat buat ibu baru.

1. Handuk
Punya handuk bayi lebih dari satu itu wajib banget. Misal pas bayi habis mandi lagi dihandukin dia ngompol. Cus bisa ganti lagi kaan.


2. Selimut.
Iya ini juga penting. Lagi-lagi kalau diompolin si bayik. Kita punya cadangan selimut lain. Apalagi bayiku nggak pakai diapers jadi gonta-ganti selimut itu sering banget. Nah, pilihan selimut ini bisa bermacam-macam. Misal buat newborn selimut hodie, bisa juga selimut anak yang bakal kepakai kalau anak udah udah mulai besar.

3. Gendongan.
Ini juga rekomen sih. Gendongan itu macam-macam. Ada jarik, ringsling, gendongan kaos, hipseat yang model dudukan itu. Ultimo yang agak mahal dan support M shape. Nah, kita bicara gendongan yang harga standar aja. Kalau ibu-ibu kekinian kayaknya mau yang simpel dan praktis. Gendongan jarik itu dibutuhkan kalau yang gendong nenek bisa masuk list juga sih. Kalau aku blas nggak bisa pakai gendongan ini kecuali dimodel jangkar. Cuma biasanya ada yang ngelungsurin. Kalau aku sih lebih suka ring sling. Ini simpel, jadi bayi tinggal cemplungin aja. Terus bisa dikencengin atau dikendurkan.
Gendongan kaos atau geos. Yang ini juga asik. Cuma untung-untungan karena nggak bisa disetting. Jadi harus tahu tinggi badan si ibu biar pas.

4. Kaos kaki, kaos dalam, waslap, topi/kupluk turban, alas ompol. Prinrilan ini nggak bisa dianggap remeh loh. Kaos kaki bayi itu wajib punya lebih dari 3 pasang. Yup biar apa? Tahulah hecticnya emak-emak yang punya bayi. Kaos kaki suka mencsr kemana-kemana keselip-selip. Nah, printilan-printilan itu bisa dijadikan satu kado. Yakin bakal terpakai.

5. Baju lengan panjang/pendek kancing depan. Celana panjang/ pendek.
Nah, buat bayi. Baju sehari-hari lebih penting ketimbang model dress atau baju yang lucu-lucu. Dia belum butuh itu. Baju model kancing depan itu lebih nyaman. Selain gampang makeinnya. Dia juga nggak cranky karena nggak harus dipakein lewat kepala.

6.Baby bather
Ini barang berguna buatku. Jadi acara mandiin bayi lebih gampang. Tinggal taruh bayi diatasnya terus siram-siram tanpa harus dipegangin. Sampai bayiku 7 bulan masih kepakai banget


7. Minyak telon, sabun mandi, shampo, tissue basah/kering, cotton bud, celemek makan.
Printilan yang sering kepakai banget. Bisa juga dibikin sepaket deh.

8. Alat makan MPASI

9. Baju baby doll atau daster kancing depan. Nah, jangan melulu mikir ke babynya ya. Banyak ibu baru yang nggak punya baju buat menyusui lhoo.

10. Stroller.
Ini kepake nggak kepakai sih. Tapi bagi aku cukup penting. Apalagi pas newborn itu kan maunya gendongan terus. Nah, stroller bisa jadi alternatif untuk naruh bayi pas kita pegel atau pengin diajak jalan-jalan. Nah, kalau anaknya udah besar nanti bisa diposisikan duduk. Ini bisa adi alternatif patungan temen sekantor buat kado.

Minggu, 04 Agustus 2019

Gagal Melahirkan Normal. Langsung Operasi Caesar . Sama sekali tidak Sakit

Aku tidak pernah membayangkan melahirkan dengan operasi. Kupikir melahirkan caesar itu ya yang diagnosa kehamilan beresiko, posisi bayi tidak bagus, darah tinggi dan segenap hal yang membahayakan ibu dan anak jika melahirkan normal. Nah, semua diagnosaku selama kehamilan bagus. Bahkan tidak merasakan mual muntah dan minim keluhan seprti yang terjadi kebanyakan. Namun, semua itu belum bisa menjamin melahirkan normal. Kita tidak pernah tahu yang terjadi pada hari H nya. Di kasusku, ketuban pecah dini (KPD) sementara status pembukaan serviks lama sekali. Dari jam 00.30 WIB sampai 17.00 WIB, itu kan hampir seharian. Badan sudah tidak karuan, tenaga juga mau habis. Lebih bahaya lagi kalau ketuban sampai habis. 
Baca juga ceritaku gagal melahirkan normal Sakitnya Melahirkan Normal

Rabu, 03 Juli 2019

Sakitnya Melahirkan Normal

Sudah 3 bulan sejak anakku lahir baru bisa menulis ini. Tapi baru dipost pas sudah 6 bulan. Mungkin karena emosiku sudah stabil, bayiku pun tidurnya mulai teratur. Yang pentingi keinginan menulis itu tetap ada. Sebenarnya selama hamil pun aku menulis. Walaupun sebulan sekali tapi belum aku bagikan. Melahirkan anakku yang pertama sangat panjang dramanya. Tak kusangka melahirkan "mak prucut' yang kuidam-idamkan hanyalah mitos. 
Jadi, malam itu sudah masuk tanggal 4 Januari, sekitar jam 00.30 aku terbangun dan merasakan bajuku basah. Perasaan panik mulai mendera. Apakah ini air ketuban yang udah rembes? Benar juga pas aku berdiri, tiba-tiba mengalir air yang cukup banyak dari jalan lahir.