Kamis, 09 April 2015

Semua Orang adalah Inspirasi

Jujur, saya nggak pernah mematok apa-apa dalam tujuan hidup saya. Sebisa mungkin saya hidup selurus-lurusnya untuk meminimalisir masalah. Tidak melanggar hukum dan mencari gara-gara dengan orang lain, simpelnya itu. Hidup saya ini seperti kebanyakan orang, mengalir tanpa ada target-target selayaknya motivator yang suka menyuruh bikin plan A, plan B atau C. Saya sebodo amat. Semakin berumur, prinsip hidup kayaknya lebih fleksibel. Tau kenapa saya gak bikin oret-oretan tentang cita-cita dan mimpi-mimpi. Ya karena saya nggak punya cita-cita, hahaha. Bener. Siapa tahu saya jadi penyanyi pas udah umur 30an. Siapa tahu lhoo....lha wong hobi saya itu macem-macem kok. Kalau sekarang sih lagi suka motret-motret. Apa iya kedepan saya bakal jadi fotografer profesional. Paling ini hobi bertahan seminggu atau dua. 

Eit, tapi tunggu dulu, ada satu keinginan yang gak bakal ganti-ganti kayak hobi. Yaitu, jadi ibu rumah tangga yang berdedikasi. Beneran, suerr. Maka dari itu, saya itu kagum sama para ibu. Lha kok mereka itu bisa tangguh ya. Kerjaan kayak nggak ada habisnya tapi tetep strong, apalagi mereka yang nyambi kerja di luar. Weleh....weleh, itu capeknya kayak apa. Wong saya kerja yang cuma thenguk-thenguk sampai rumah langsung teler. Sambil mikir lha kalau aku jadi ibu gimana? apa aku bisa kuat?
Apalagi tanggung jawab bertambah banyak, ndak lagi mikir diri sendiri. Belum persoalan ekonomi, menghidupi diri sendiri saja belum bisa. Gimana kalau stress. Duh, para ibu yang tangguh, mengapa saya takut begini. Suatu hari saat tiba masa saya jadi ibu semoga saya bisa menjalani profesi itu dengan sungguh-sungguh.

wanita tangguh

Selain para ibu, tokoh inspirasi saya adalah semua orang. Mereka yang saya temui dan lihat otomatis terekam dalam memori. Dari sana saya juga belajar tentang sikap-sikap. Ya, bukan tentang seseorang yang berhasil dan sukses dengan materi atau mahakarya yang wah Tapi tentang perilaku keseharian, misal bagaimana cara orang bertutur kata atau semacamnya. Ketika saya di tempat foto kopi juga ada menginspirasi. Yaitu tukang foto kopi yang cekatan dan mahirnya menghitung berlembar-lembar kertas, membaginya dalam bab-bab. Lha wong saya ngitung duit dua puluh ribu yang dipecah-pecah aja sudah pusing. Ya begitulah, menurut saya keseharian itu yang menciptakan kesuksesan yang besar. Jadi tokoh-tokoh inspirasi bagi saya ya. Mereka yang membangkitkan kekaguman dalam hal sederhana, Yooo nggak mesti juga sih, yooo gitu lah....hehehehe.

1 komentar: