Kamis, 15 Agustus 2019

Ide Kado untuk lahiran

Hai....hai kadang bingung nggak sih mau ngasih kado teman atau saudara yang lahiran. Apalagi kalau udah anak yang kesekian pasti kita mikirnya dia udah punya semua lungsuran dari anak pertama. Jadi apa dooong. Ya paling simpel sih uang ya. Udah deh itu bermanfaat banget. Tapii ada juga loh yang nggak mau nerima sumbangan uang. Nah....menurut pengalaman aku nih yg baru punya anak pertama. Berikut ini daftar kado yg bermanfaat buat ibu baru dan ibu lama. Hahha

1. Handuk
Punya handuk bayi lebih dari satu itu wajib banget. Misal pas bayi habis mandi lagi dihandukin dia ngompol. Cus bisa ganti lagi kaan.


2. Selimut.
Iya ini juga penting. Lagi-lagi kalau diompolin si bayik. Kita punya cadangan selimut lain. Apalagi bayiku nggak pakai diapers jadi gonta-ganti selimut itu sering banget. Nah, pilihan selimut ini bisa bermacam-macam. Misal buat newborn selimut hodie, bisa juga selimut anak yang bakal kepakai kalau anak udah udah mulai besar.

3. Gendongan.
Ini juga rekomen sih. Gendongan itu macam-macam. Ada jarik, ringsling, gendongan kaos, hipseat yang model dudukan itu. Ultimo yang agak mahal dan support M shape. Nah, kita bicara gendongan yang harga standar aja. Kalau ibu-ibu kekinian kayaknya mau yang simpel dan praktis. Gendongan jarik itu dibutuhkan kalau yang gendong nenek bisa masuk list juga sih. Kalau aku blas nggak bisa pakai gendongan ini kecuali dimodel jangkar. Cuma biasanya ada yang ngelungsurin. Kalau aku sih lebih suka ring sling. Ini simpel, jadi bayi tinggal cemplungin aja. Terus bisa dikencengin atau dikendurkan.
Gendongan kaos atau geos. Yang ini juga asik. Cuma untung-untungan karena nggak bisa disetting. Jadi harus tahu tinggi badan si ibu biar pas.

4. Kaos kaki, kaos dalam, waslap, topi/kupluk turban. Nah, itu bisa dijadikan satu kado,
Alas ompol
5. Baju lengan panjang/pendek kancing depan. Celana panjang/ pendek.
Nah, buat bayi. Baju sehari-hari lebih penting ketimbang model dress atau baju yang lucu-lucu. Dia belum butuh itu. Baju model kancing depan itu lebih nyaman. Selain gampang makeinnya. Dia juga nggak cranky karena nggak harus dipakein lewat kepala.

6.baby bather
Ini barang berguna buatku. Jadi acara mandiin bayi lebih gampang. Tinggal taruh bayi diatasnya terus siram2 tanpa harus dipegangin. Sampai bayiku 7 bulan masih kepakai banget


7. Minyak telon, sabun mandi, shampo, tissue basah/kering, cotton bud, celemek makan.
Printilan yang sering kepakai banget. Bisa juga dibikin sepaket deh.

8. Alat makan MPASI
9. Baju baby doll atau daster kancing depan. Nah, jangan melulu mikir ke babynya ya. Banyk ibu baru yang nggak punya baju buat menyusui lhoo.

10. Stroller.
Ini kepake nggak kepakai sih. Tapi bagi aku cukup penting. Apalagi pas newborn itu kan maunya gendongan terus. Nah, stroller bisa jadi alternatif untuk naruh bayi pas kita pegel atau pengin diajak jalan2. Nah, kalau anaknya udah besar nanti bisa diposisikan duduk. Ini bids jadi alternatif patungan temen sekantor.

Minggu, 04 Agustus 2019

Gagal Melahirkan Normal. Langsung Operasi Caesar . Sama sekali tidak Sakit

Aku tidak pernah membayangkan melahirkan dengan operasi. Kupikir melahirkan caesar itu ya yang diagnosa kehamilan beresiko, posisi bayi tidak bagus, darah tinggi dan segenap hal yang membahayakan ibu dan anak jika melahirkan normal. Nah, semua diagnosaku selama kehamilan bagus. Bahkan tidak merasakan mual muntah dan minim keluhan seprti yang terjadi kebanyakan. Namun, semua itu belum bisa menjamin melahirkan normal. Kita tidak pernah tahu yang terjadi pada hari H nya. Di kasusku, ketuban pecah dini (KPD) sementara status pembukaan serviks lama sekali. Dari jam 00.30 WIB sampai 17.00 WIB, itu kan hampir seharian. Badan sudah tidak karuan, tenaga juga mau habis. Lebih bahaya lagi kalau ketuban sampai habis. 
Baca juga ceritaku gagal melahirkan normal Sakitnya Melahirkan Normal

Rabu, 03 Juli 2019

Sakitnya Melahirkan Normal

Sudah 3 bulan sejak anakku lahir baru bisa menulis ini. Tapi baru dipost pas sudah 6 bulan. Mungkin karena emosiku sudah stabil, bayiku pun tidurnya mulai teratur. Yang pentingi keinginan menulis itu tetap ada. Sebenarnya selama hamil pun aku menulis. Walaupun sebulan sekali tapi belum aku bagikan. Melahirkan anakku yang pertama sangat panjang dramanya. Tak kusangka melahirkan "mak prucut' yang kuidam-idamkan hanyalah mitos. 
Jadi, malam itu sudah masuk tanggal 4 Januari, sekitar jam 00.30 aku terbangun dan merasakan bajuku basah. Perasaan panik mulai mendera. Apakah ini air ketuban yang udah rembes? Benar juga pas aku berdiri, tiba-tiba mengalir air yang cukup banyak dari jalan lahir. 

Sabtu, 17 November 2018

Kampanye ASI Ekslusif di Sekda Salatiga

Nggak kerasa, aku nulis ini udah masuk 8 bulan kehamilan. Duuh....nggak sabar pengin cepet ketemu anakku. Kali ini aku mau share tentang seminar asi eklusif yang diadakan oleh pemerintah kota Salatiga. Jadi, aku dan suami didaftarin oleh kader posyandu di kampungku untuk ikut acara ini. Tentunya kita nggak mau melewatkan kesempatan ini donk. Seneng deh di Salatiga ini sering diadakan kegiatan untuk mendukung ibu hamil. Setelah beberapa bulan yang lalu aku ikut kegiatan kelas hamil juga yang diadakan oleh Puskesmas Sidorejo Lor. Tentu ini sangat bermanfaat dong, apalagi buat aku yang baru pertama hamil dan nggak ngerti apa-apa. Sudah dapat ilmu dapat sangu pula, hehehehe.

Oh ya kampanye ASI eksklusif ini untuk mendukung para ibu supaya mau menyusui bayinya. Hal ini digencarkan juga untuk mencegah stunting atau kurang gizi pada anak. Karena pada dasarnya asi adalah makanan terbaik untuk bayi.
Pembicara kampanye ASI eksklusif ini didatangkan dari Jogja lho yaitu bapak Wawan Sugiyanto, beliau adalah konsultan lakstasi walaupun belum dikaruniai anak, ia begitu gencarnya mengampanyekan ASI eksklusif.


Nah, di sini beliau menjelaskan tentang waktu terbaik untuk pertumbuhan anak. Apakah ketika anak sudah lahir atau bagaimana? Ternyata waktu terbaik itu ketika 1000 hari pertama kehidupan. Yakni ketika masih janin di kandungan. Jadi ketika seseorang wanita mengetahui bahwa ia hamil, wajib baginya untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan. Apalagi ketika trimester 1 di saat proses pembentukan organ-organ. Pada saat itu mulailah sel otak tumbuh sebesar 80 % hingga 2 tahun kehidupan. Sehingga jangan sampai seorang anak mengalami kurang gizi kronis. Karena hal ini dapat menyebabkan aspek kognitif kurang pada anak sehingga bisa saja sulit menangkap pelajaran di sekolah. 

Jadi, makanan seperti apa sih yang baik untuk anak. Ya, tentunya makanan bergizi baik donk.
Makanan adekuat (memenuhi syarat)
1. Asi eksklusif, bayi hanya minum asi saja selama 6 bulan  
2. Buah dan sayur. Selain itu, faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah
3. Pola asuh 
4. Sanitasi, salah satu contohnya adalah cuci tangan sebelum menyuapi bayi.
5. Pelayanan kesehatan.

Nah, berikut adalah standar emas makanan bayi
1. Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
2. ASI eskklusif dari 0-6 bulan
3. MPASI (lebih baik makanan keluarga yang dimasak sendiri)
4. Menyusui sampai 2 tahun.

Bagaimana sih cara menyusui bayi
1. Menyusui dengan benar, yaitu menyusui bayi kapan saja ia mau
2. Memberi makan yang benar atau memberi makanan pendamping asi (MPASI) setelah bayi berusia 6 bulan. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan kelahiran. Bukan ibu hanya ibu yang mengandung saja lho yang siap-siap. Peran suami juga penting.
1.  Mencari info menyusui bersama suami
2. Cari tempat persalinan yang pro IMD
3. Upayakan persalinan normal
4. Siapkan fisik, mental, dukungan keluarga dan sosial juga penting

Tips agar ASI cepat keluar, apa saja sih?

-          IMD (Inisiasi Menysui Dini) minimal 1 jam, pastikan hidung bayi tetap terbuka jangan sampai menempel lama di payudara sehingga ia tidak bisa bernapas dengan baik. Suami bisa membantu mengawasi, usahakan untuk bisa rawat gabung, yakni ibu dan bayi berada dalam satu kamar. Dukungan keluarga dan tenaga kesehatan untuk terus menyemangati agar ibu bisa mengASIhi. Berpikir positif dan niat yang kuat agar bisa menyusui.
Bagaimana sih ASI itu diproduksi?

 1. Alveoli yaiutu pabrik asi disalurkan melalui ductus (saluran asi)
      2. Puting
      3.  Aereola
      4.  Lemak penyangga

Ketika bayi menyusu Prolaktin berfungsi memerintahkan pabrik untuk stok menyusui selanjutnya. Prolaktin juga bisa menekan ovulasi yang berfungsi sebagai KB alami.
Sedangkan oksitosin akan memerintahkan pabrik asi untuk  menyusui saat itu juga.

Bagaimanakah cara menyusui dengan baik? Sebenarnya ini ada sih di buku KIA.  
1.      Pelekatan yang baik apabila mulut bayi masuk ke aereola.
2.      Dagu bayi menempel
3.      Kepala dan badan berada dalam satu garis lurus.
4.      Ibu mendekap badan bayi
5.      Bayi menghadap badan ibu

Makanan yang dipertimbangkan dalam memberi makanan  bayi adalah
1. Variasi
2. Tekstur
3.  Rasa
4. Usia
5. Frekuensi atau berapa kali sehari makanan itu diberikan
6.  Responsif ketika anak tidak mau makan.
7. Kebersihan
8. Jumlahnya.

Bagaimanakah tekstur yang baik untuk makanan bayi?
1. Harus kental, bisa dicampur ASI
2. Variasi makanan 4 bintang yang terdiri dari karbo, nasi, roti, buah dan sayur, kacang-kacangan/makanan olahannya serta mengandung protein hewani.


Sabtu, 29 September 2018

Macam-macam program Hamil yang Kujalani

Saat menulis ini aku sedang hamil 26 minggu setelah menunggu hampir 1,5 tahun lamanya. Sambil sesekali ditemani tendangan kecil calon bayiku di dalam perut, lucu deh. Apa sih yang ditunggu pasangan yang baru menikah selain menantikan hadirnya buah hati yang segera diamanahkan oleh Allah. Tapi sebenarnya pasca menikah aku dan suami saat itu belum memikirkan tentang kehamilan dan punya anak. Kami sangat santai perihal itu. Sementara, aku sangat mensyukuri bahwa akhirnya kami berjodoh hingga menikah. Sampai di titik ini saja aku sudah merasa sangat beruntung. Suatu hal dulu sepertinya sangat sulit kami raih. Setelah satu-persatu teman-teman kami melepas masa lajangnya. Sementara aku dan dia yang pacaran selama 5 tahun seperti mentok saja pada suatu keadaan yang begitu saja. Seolah jalan semua buntu. Membicarakan pernikahan seperti sebuah omong kosong dan cita-cita yang menggantung di udara. Hingga pada suatu waktu jalan itu terbuka dan kami bersatu sebagai suami istri. Bertemu tak lagi ngemper sampai terkantuk-kantuk karena rindu belum tandas. Bisa ijab qobul aja udah bagus, nggak kepikiran deh konsep menikah, rias, baju atawa bulan madu. Segini aja sudah bahagianya tiada tara. Duh, menulis ini aku sampai meneteskan air mata. Kini aku berpikir bahwa memang apa yang kita jalani dalam hidup sudah ada ketetapan dari Tuhan. Jadi apa yang harus kutuntut lagi demi asumsi kebahagiaan lain yang kumau?





Bahagianya bisa berdua terus



Aku masih menikmati keberuntunganku telah bisa bersamanya setiap hari. Lalu, pertanyaan demi pertanyaan datang. Pemandangan tentang sehabis menikah ya harusnya punya anak menyeruak ke hadapan dan mengusik dalam kehidupan. Padahal kami baru menyelami menjadi manusia baru, menyesuaikan ritme gerak yang dulu sangat berbeda ketika masih sendiri. Mengalami suatu hal yang dulu kami anggap mudah tapi kenyataannya sulit. Sedang saling belajar tentang segalanya. Hingga kami mulai merasa sedikit sepaneng yang membuatku bertanya kenapa ya, kok aku nggak dikasih hamil cepet kayak yang lain? kok pada gampang-gampang sih tekdung habis merid? Apa ada yang nggak beres sama kita berdua? Apa udah bener cara bercintanya? dan pertanyaan-pertanyaan dalam benak yang nggak habis-habis. Hingga suatu hari aku mulai belajar tentang kehamilan dan mulai mengenal apa itu program hamil. Sampai aku hamil saat ini beberapa cara untuk hamil dari yang logis sampai kedengeran konyol kulakukan.



Pertama tentu aku googling dulu program hamil itu ngapain sih? Oh ya ternyata paling tidak harus mengetahui masa subur mencocokkan dengan siklus menstruasi ketemulah waktu yang bagus untuk berhubungan. Di mana kemungkinan untuk hamil punya peluang tinggi. Duh, ini aku aja baru ngerti. Ya ini sekedar pengetahuan sederhana yang pasti harusnya perempuan menikah tahu. Nah, dari situ aku download deh aplikasi di Playstore namanya kalender saya. Di situ kita tinggal masukin tanggal mulai haid, berapa hari lamanya dll. Nanti dia ngitung sendiri tanggal-tanggal masa subur dan ovulasi. Terus prediksi tanggal haid berikutnya.  Lumayan akurat sih, jadi cukup membantu buat yang sedang menantikan buah hati.


Selain itu aku juga mulai mikir deh buat olahraga. Sampai-sampai ada tuh beberapa video zumba yang kudownload dari yutub. Mayan bikin keringetan sih, kalau zumba kan nggak gitu boring karena gerakannya kayak joget gitu. Pertama-tama sih tiap hari. Habis itu cuma kadang-kadang. Oh ya, sempat sebulan aku lari tiap pagi sama suamiku sampai beli sepatu olahraga segala. Dari rumah jalan sampai ke lapangan Pancasila. Dasarnya emang kita suka jalan. Jadi, seneng aja gitu bisa joging bareng.


Terus,  aku juga minum susu prenagen esensis, selain kemakan iklan juga karena latah aja soalnya di grup ibu hamil pada konsumsi itu. Dasarnya aku suka susu ya nggak masalah sih. Aku minum itu selama dua bulan aja kayaknya. Habis 3 kardus ukuran kecil, semua rasa udah aku coba coklat, vanila sama moka. Yang moka enak, pas pipis jadi kayak bau kopi, hehehe. Hasilnya? Ya....belum berhasil. Tapi menurutku susu itu nggak rekomen sih kalau buat promil sama orang yang mudah gemuk. Walaupun judulnya low fat dan nggak gitu manis. Tapi kalau udah bakat gemuk ya bisa aja jadi nambah berat badan.


Udah gitu, aku minum madu subur kandungan warna kuning yang gambar ibu hamil. Sekarang kayaknya ganti judul jadi Madu Suka. Aku cuma beli satu botol dan itu masih nyisa dikit karena madunya mengendap dan nggumpal gitu, semut-semut pun suka sama dia. Madu ini aku konsumsi sama jus wortel, tomat dan apel malang. Itu jus 3 diva yang biasa buat promil jadi setelah jusnya di saring campurin madunya kesitu. Kalau ini aku konsumsi cukup lama sih. Walau nggak rutin setiap hari. Tapi kayaknya yang paling telaten ngejus ini.

Aku minum jus ini sama suamiku kalau dia minta kasih gula sedangkan aku cukup pakai madu aja udah doyan.


Hal konyol yang pernah kulakuin saking gemesnya yaitu, ujan-ujanan. Tapi pas hujan lagi deras-derasnya. Katanya ibarat tanaman, manusia pun bisa subur kalau diguyur air hujan. Jadilah diriku terkompori akan hal ini. Ada sih beberapa kali aku hujan-hujanan, lama-lama males juga, dingiiin banged.



Bulan demi bulan terlewati dan tamu bulanan masih datang juga. Walau kadang kecewa tapi tetep aku harus bersyukur karena tidak ada masalah dalam siklus menstruasiku. Selalu rutin datang tiap bulan, jadi bolehlah berlega hati mungkin belum rezekinya untuk dikasih amanah. Tapi ya gitu deh perasaan emang nggak bisa bohong, dalam hati pasti bertanya-tanya kapan ya giliranku hamil. Sampe-sampe pas ngerjain apa gitu sempet aja kepikiran. Padahal ya kita udah nyoba selow. Jangan kepikiran, nggak usah sepaneng ntar kalau waktunya pasti dikasih. Walau gitu tetep aku mikir, apa lagi ya. Apa jangan-jangan ada kista atau penyakit lain di rahimku. Misal sel telur kecil-kecil atau rahim retro dll. Jadi sulit buat untuk dibuahi. Akhirnya sampai bulan ke sebelas pernikahan aku ke dokter untuk cek kandunga sekalian program hamil sih. Sampai di klinik ini, aku ketemu dokter yang banyak bilang sih recommended. Nggak begitu ngantri lama, giliranku masuk dan mulai cek rahim dengan usg. Alhamdulillah semua sehat. Terus dokternya cuma ngasih 3 tanggal top untuk berhubungan setelah tanya HPHT, di situ kita kaya udah kayak terbungkam, blank dan nggak tahu mau tanya apa lagi. Karena kesan periksa ke dokter kandungan itu kayak diburu-buru. Menurutku, emang kurang tepat sih konsultasi promil ke dokter kandungan. Apalagi dengan masalah kompleks. Dan ya sudah, cuma gitu doank, nggak ada obrolan gimana-gimana yanh buat kita puas. Dokternya cuma pesan kalau belum berhasil sebaiknya balik lagi pas haid hari ke dua. Keluar dari ruang periksa dikasih resep obat starmuno sama vitamin, yang kuduga sih itu kayak semacam asam folat. Semua habis sebanyak 320 rb. 

Jumat, 13 Juli 2018

Awal Trimester II, Apa saja yang dirasakan?

Hari ini, dilihat dari hitungan USG kehamilanku sudah memasuki 13 minggu 4 hari. Itu artinya sudah memasuki trimester II. Rasanya ngga sabar deh melalui bulan demi bulan untuk melihat si jabang bayi. Haaa? aku bakal jadi ibu. Nggak kebayang deh. Lapar aja kadang gua masih nangis. Iya, itu emang bener. Apalagi ditambah akumulasi berbagai perasaan yang tahu-tahu muncul akibat overthinking, kesel manalagi lapar nggak ada makanan pula. Jujur sih, hamil ini jadi sering banget laper padahal baru juga makan nasi, tiba-tiba krucuk-krucuk lagi. Lha masak mau nyaplok nasi maning? pasti males lah. Padahal udah nggak bebikinan, ya terpaksa deh kadang nahan lapar. Udah nyetok jajanan ya tetep aja bentaran lapar lagi. Kebo banget daaah gua. 


Jujur saja sih, trimester II ini badan udah enakan. Nggak gitu males-males banget deh kayak pas trimester I. Aku udah mulai masak makananku sendiri, walaupun masih ada yang jajan juga (itu sih pasti). Tapi aku merasa lebih baik dengan kondisi badan, perasaan dan pikiranku saat ini. Untuk perubahan fisik yakni perut bawah udah buncit banget, hehehe. Sampai-sampai bidan aja mengira aku hamil 5 bulan, wkwkwkwk. Aduh buuk, aku belum hamil aja dikata tekdung. Udah hamil gini ya tambah-tambah deh. Oh ya, terakhir kemarin ke dokter beratku 48.6. Yep naik 2 kilo sebelum hamil. Kata dokter sih normal,  ya secara makanku kan emang ganas banget. Di bulan ini aku lebih sering minum vitamin, padahal harusnya vitamin itu udah habis bulan lalu. Karena kemarin pas puasa itu aku males banget minumnya. Vitamin yang kuminumitu adalah kalsium dan DHA. Yang kalsium ini sepertinya ada efek lho. Soalnya pinggang yang kadang pegel jadi agak berkurang. Kalsium ini juga bagus untuk pertumbuhan tulang janin.  

Pas 12 minggu itu aku sering banget pipis. Tiap malam hampir kebangun bisa sampai 3 kali dan itu rasanya kayak penuh banget kandung kemih itu. Padahal air seninya juga hanya keluar sedikit. Awalnya sih kupikir wajar aja karena mungkin kedesak rahim yang mulai membesar. Tapi masak sih sampai segitu seringnya, kadang baru pipis udah kayak mau keluar lagi. Terus aku menerka-nerka apakah ini gegara jambu air? Pas minggu-minggu kemarin itu memang lagi musim jambu air. Dan aku sering beli, sekilo bisa kuhabisin sendiri. Rakus emang, hehehehe. Efeknya? pipis itu kayak nggak bisa ditahan. Beda banget rasanya kalau kebanyakan minum, emang beser sih tapi nggak gitu parah sampai kadang sakit. Istilah jawanya adalah sudu'en, jadi kayak ada angin yang kejebak di kandung kemih gitu. Mulai dari perkiraan itu aku stop deh beli jambu air, padahal seger banget deh ah. 

Selasa, 19 Juni 2018

Periksa Kandungan di RS Puri Asih Salatiga

Sejak telat haid sekitar semingguan aku nggak sabar buat ke dokter. Ya pengin tahu aja kayak gimana sih kondisi dalam rahim ketika hamil. Ini entah aku yang nggak sabaran atau karena pengalaman pertama hamil , jadi aku pengin menjaga sebaik-baiknya. Keputusan yang kami ambil adalah memeriksakan kandungan di RS Puri Asih Salatiga. Alasannya adalah beberapa temanku periksa dan lahiran juga di sana. Untuk dr Spognya sih ya ngikutin yang praktek itu siapa. Yaudah sih cus. Kalau kata temanku sih  dr. Zaky itu asyik, beliau suka menerangkan secara detail. Dan aku pengin sih dapat dokter yang komunikatif. Setelah pengalaman promil dapat dokter yang kayak memburu waktu dan antrian gitu. Jadi udah deh nggak ada komunikasi atau pengetahuan yang didapat. Padahal pertanyaan di kepala itu banyak banget.
Hari Senin pagi itu aku mendatangi Puri Asih Salatiga bersama suamiku. Sempat bingung dengan alur pendaftaran dan riuhnya para pasien yang berjubel, akhirnya kami dapat antrian setelah tanya-tanya. Tiba antrian kami receptionist menulis data pasien. Dan karena kita nggak pakai BPJS, so, harus bayar dulu sebesar 130 untuk tindakan dokter. Pada saat itu dokter yang bertugas bukan dokter yang kuinginkan melainkan dokter pengganti. Ya sudahlah nggak apa-apa kepalang tanggung udah di sini juga.
Setelah registrasi rampung kami mulai mengantri di ruang periksa kandungan. Di sana aku menyerahkan map yang berisi dataku pada perawat yang berjaga di depan. Jujur sih mejanya cukup berantakan dengan map-map pasien lain yang belum tertata. Aku nggak terlalu memerhatikan dapat giliran nomer berapa untuk periksa. Tak menunggu lama, aku dipanggil untuk cek tensi darah dan berat badan. Pada saat itu dapat perawat yang sepertinya agak nggak sabaran. “Ibu udah tes ppt?” tanya dia. Apa mbak tespek?” tanyaku. Dia senyum ngeledek. “Itu lho bu, tes pipis.” Lha, meneketehe tes ppt itu tes urin. Ah ya sudahlah, males juga bahas yang nggak enak-enak. Karena bakal ada yang nggak enak berikutnya.
Dalam sesi menunggu itu aku, aku memerhatikan sekeliling. Ada yang lebih lama menunggu dariku tapi belum dipanggil-panggil. Sedangkan, ada yang baru datang langsung masuk ruang periksa. Aduh, langsung negative thiking deh. Kok ruwet yah? Tapi ini masih disimpen saja sih di hati. Akhirnya tiba juga giliran periksa. Perasaan sih masih biasa saja, cuma bertanya-tanya kira-kira udah kelihatan belum ya?
Buka pintu terpampang seorang dokter yang kelihatan masih muda. Roman-romannya mirip dr strange. Aduh, sebenarnya aku agak males sih untuk cerita bagian periksa ini. Karena dokternya sama sekali nggak asik dan irit ngomong kalau nggak ditanya. Seingatku Cuma ditanya HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) habis itu berbaring buat usg perut. Diusek-usek dengan alat ternyata rahimku belum kelihatan apa-apa, wajar sih baru telat 5 hari. Bahkan kantungnya saja belum ada. “Saya usg lewat bawah ya” kata dokter. Aduh, males banget deh sebenarnya. Tapi kenapa aku tak sanggup menolak. Padahal ya harusnya nih, dokter memberikan opsi apa mau diperiksa trans v apa datang beberapa minggu lagi gitu kek. Ini nggak tau kenapa aku jadi sebel banget. Ya nggak sama dokternya juga sih. Sama diriku sendiri juga, kenapa juga gua diem ajah. Ya udah diperiksa deh transvaginal lewat jalan lahir. Jadi kayak ada alat semacam tongkat gitu dimasukin. Sakit sih enggak. Tapi rasanya nggak nyaman banget deh, mana agak lama lagi itu ditusuk-tusuk, wkwkwkwk. *sateekalee. Nyatanya belum juga kelihatan apa-apa. So, aku hanya disarankan untuk balik lagi satu bulan. Sama diresepin folavit dan obat penguat kandungan. Ini aku juga agak nyesel, kenapa harus gitu dikasih obat penguat padahal juga belum kelihatan apa-apa. mana tuh obat mahal lagi. Pada akhirnya nggak kuminum juga. Kenapa nggak kuminum? Nah diperiksa kehamilan kedua nanti akan kuceritakan. Jadi yang kuminum cuma folavit karena aku tahu ini suplemen penting juga untuk mencegah kecacatan karena mengandung asam folalt yang sangat dibutuhkan janin.