Sabtu, 18 Juli 2015

Liburan di Museum Kereta Api Ambarawa

 Libur lebaran kemana aja teman-teman? Aku sih masih di rumah saja, secara nggak punya family dekat. Jadi lebaran terasa biasa saja. Asyiknya sih punya waktu luang yang banyak dan bebas ngapa-ngapain. Nah, kali ini aku pengen cerita tentang Museum kereta api Ambarawa. Udah bulan lalu sih kesananya, sebelum bulan puasa pastinya.

Museum kereta api ini ada di Ambarawa kab. Semarang tak jauh juga dari museum Isdiman yang satu lokasi  dengan Monumen Palagan Ambarawa. Jika menggunakan transportasi umum. Dari arah Semarang turun di Terminal Bawen dilanjut menggunakan angkot isuzu sampai Palagan Ambarawa. Dari situ ada jalan yang belok kiri arah Museum kereta, bisa menggunakan angkot atau jalan kaki, jaraknya nanggung sih kalau jalan kaki. Capek dikit, naik angkot kok ya cuma sebentar, hehe. Tapi bagiku jalan kaki sih nggak masalah ya.

Museum Ambarawa ini dulunya adalah stasiun kereta api yang sudah berhenti pengoperasiannya sejak tahun 1976. Tiket masuk museum ini Rp. 10.000 per orang. Di sini terdapat kereta uap dan lokomotif jaman dahulu yang terawat dan biasa dijadikan panggung pengunjung buat narsis alias foto-foto. Sekalipun pemandangan hanya berupa kereta-kereta mandeg sangat disayangkan jika melewatkan wisata sejarah di kabupaten Semarang ini. Di sini kita bisa naik kereta api bolak-balik dari stasiun Ambarawa sampai Tuntang dengan membayar Rp. 50.000, cukup mahal ya. Namun, mengingat bahan bakar solar dan biaya perawatan kereta. Rasanya jumlah segitu pantas dengan pangalaman melintasi indahnya pemandangan rawa pening dan warung-warung apung yang dilalui. Pada hari libur dan minggu kereta wisata ini punya jadwal berangkat 2 kali, waktu ke sana sih berangkat pada jam 09.00 dan 12.00.

Mesin apa ya ini, hmm kurang info


ini kereta mandeg lho

Di tempat wisata tentu ada toilet dan mushola. Tak perlu khawatir kedua fasilitas itu ada dan bersih. Sayang sekali, saat saya sholat, masih saja menemukan fotokopian penipuan mengatas namakan Ust. Yusuf Mansyur. Semoga, masyarakat sekarang sudah pintar dan sadar dengan berbagai penipuan yang bersifat persuasif seperti ini.


Mushola di Museum KA Ambarawa

bendel penipuan a.n Ust Yusuf Mansyur

Oke deh, selamat libur lebaran ya….puas-puaskanlah refreshing sebelum masuk kerja.

3 komentar:

  1. Saya juga sudah ke sini, pengen naik lorinya lagi.
    Sayang sepi pengunjung, padahal sarat sejarah

    BalasHapus
  2. Kalau minggu ndak sepi mbak. Semoga bisa ke sini yaa

    BalasHapus
  3. Kalau minggu ndak sepi mbak. Semoga bisa ke sini yaa

    BalasHapus